
Variasi musim semi yang menyegarkan dari pesto klasik, menampilkan daun shiso yang harum dicampur dengan biji wijen panggang dan diakhiri dengan potongan nori yang renyah. Pasta yang ringan namun penuh rasa ini merayakan catatan cerah dan herbal dari masakan Jepang.
Variasi musim semi yang menyegarkan dari pesto klasik, menampilkan daun shiso yang harum dicampur dengan biji wijen panggang dan diakhiri dengan potongan nori yang renyah. Pasta yang ringan namun penuh rasa ini merayakan catatan cerah dan herbal dari masakan Jepang.
Panaskan panci besar berisi air asin hingga mendidih di atas api tinggi.
Sambil menunggu air, buat pesto shiso: gabungkan daun shiso, basil, 2 sendok makan biji wijen, bawang putih, minyak zaitun, minyak wijen, kecap asin, cuka beras, dan madu dalam food processor. Haluskan hingga lembut, bersihkan sisi-sisinya sesuai kebutuhan.
Masak pasta dalam air mendidih sesuai petunjuk kemasan hingga al dente, biasanya 8-10 menit. Sisihkan 120ml air rebusan pasta sebelum ditiriskan.
Tiriskan pasta dan kembalikan ke panci hangat di atas api kecil. Tambahkan pesto shiso dan aduk rata, tambahkan air rebusan pasta 1-2 sendok makan sekaligus hingga saus melapisi pasta merata.
Rasa dan sesuaikan penyedapan dengan garam jika diperlukan.
Bagi pasta di antara empat mangkuk saji yang sudah dihangatkan. Topping setiap porsi dengan potongan nori, bawang prei iris, dan taburan biji wijen tambahan.
Sajikan segera selagi hangat dan beraroma.
Unggah foto kamu.





